Pencarian

Pemkot Tangerang Dorong 145 Ribu Pelaku UMKM Bangun Usaha Mandiri, Tak Sekadar Andalkan Bantuan

Jumat, 21 Agustus 2026 • 13:40:31 WIB
Pemkot Tangerang Dorong 145 Ribu Pelaku UMKM Bangun Usaha Mandiri, Tak Sekadar Andalkan Bantuan

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, meminta para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengubah pola pikir dari sekadar mencari bantuan menjadi fokus mengembangkan usaha secara mandiri. Saat ini, tercatat sekitar 145.113 pelaku UMKM di Kota Tangerang per Desember 2025 yang menjadi tulang punggung ekonomi warga.

TANGERANG — Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menegaskan bahwa kemandirian adalah kunci utama agar usaha kecil bisa naik kelas. Ia meminta pelaku UMKM tidak lagi bertanya bagaimana cara mendapatkan bantuan, melainkan bagaimana produknya bisa tumbuh dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“Jangan hanya berpikir bagaimana mendapatkan bantuan, tetapi mulai bertanya bagaimana usaha saya bisa tumbuh dan mandiri,” kata Maryono dalam keterangannya di Tangerang, Jumat.

Pemkot Siapkan Ekosistem, Pelaku Usaha Diminta Berani Berekspansi

Maryono menuturkan, pemerintah daerah akan terus membangun ekosistem usaha dan membuka akses permodalan maupun pemasaran. Namun, fasilitas tersebut tidak akan berarti tanpa keberanian dari pelaku UMKM untuk mengembangkan sayapnya.

Ia mencontohkan sejumlah produk lokal yang dinilai memiliki keunikan tersendiri, seperti tas untuk tumbler, pakaian berukuran besar, hingga hijab dengan corak yang memiliki cerita. Produk-produk semacam ini, menurutnya, punya potensi besar untuk menembus pasar global.

“Berbagai fasilitas yang diberikan Pemkot jadikan sebagai momentum bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan membangun usaha yang semakin mandiri serta berdaya saing,” ujar Maryono menambahkan.

Sebanyak 112 Ribu NIB Terbit, Bukti Keseriusan Warga Berusaha

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang, Suli Rosadi, mengungkapkan bahwa minat warga untuk berwirausaha sangat tinggi. Hal ini tercermin dari data Sistem Informasi Data Tunggal UMKM (SIDT-UMKM) yang mencatat 145.113 pelaku usaha per Desember 2025.

Angka tersebut berbanding lurus dengan legalitas usaha. Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang mencatat sebanyak 112.208 Nomor Induk Berusaha (NIB) telah diterbitkan bagi pelaku usaha skala mikro dan kecil.

Target Besar: Produk Lokal Tangerang Tembus Pasar Global

Suli menegaskan bahwa UMKM adalah kekuatan ekonomi yang tumbuh dari masyarakat. Tugas pemerintah bukan hanya mendorong pelaku usaha untuk berkembang, tetapi juga membuka akses seluas-luasnya agar produk lokal semakin dikenal dan mampu bersaing hingga pasar global.

“UMKM adalah kekuatan ekonomi yang tumbuh dari masyarakat. Tugas kita bukan hanya mendorong pelaku usaha untuk berkembang, tetapi juga membuka akses seluas-luasnya agar produk lokal semakin dikenal, naik kelas, dan mampu bersaing hingga pasar global,” katanya.

Ia berharap keberadaan UMKM dengan produk-produk unggulannya dapat mengangkat nama baik Kota Tangerang di kancah nasional. Dengan jumlah pelaku usaha yang besar, kota ini dinilai memiliki modal kuat untuk sejajar dengan daerah-daerah maju lainnya di Indonesia.

“Kita berharap Kota Tangerang itu yang selalu saya impikan ini bisa sejajar dengan kota-kota lain, yang tentunya diharapkan tentu saja Kota Tangerang juga bisa terangkat nama baiknya,” jelasnya.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks