Pencarian

PLN Kebut Proyek Kabel Laut 1,95 Km ke Pulau Dudepo, 390 KK Segera Nikmati Listrik

Kamis, 09 Juli 2026 • 17:34:31 WIB
PLN Kebut Proyek Kabel Laut 1,95 Km ke Pulau Dudepo, 390 KK Segera Nikmati Listrik
General Manager PLN UID Suluttenggo meninjau progres pemasangan kabel laut di Pulau Dudepo, Gorontalo Utara.

BANTEN — Pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah kepulauan Indonesia Timur kembali mendapat dorongan. PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) tengah menggarap proyek Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) 20 kV yang menghubungkan Desa Ilangata dengan Pulau Dudepo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, meninjau langsung progres proyek pada Selasa (7/7) lalu. Dalam kunjungan itu, ia didampingi Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus Mohamad Thomas Mopili, serta perwakilan Komisi XII DPR RI dan jajaran pemerintah daerah setempat.

Kabel Laut Pertama di Sistem Suluttenggo

Menurut Usman, pemasangan kabel bawah laut sepanjang 1,95 kilometer sirkuit ini menjadi yang pertama di sistem kelistrikan Suluttenggo. Proyek ini akan menyalurkan pasokan listrik dari sistem SulutGo menuju Pulau Dudepo.

"Ini merupakan jaringan listrik pertama yang memasuki laut. Semoga menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Pulau Dudepo," ujar Usman dalam keterangan resmi yang diterima di Manado.

Hingga saat ini, progres fisik pembangunan telah mencapai 65,68 persen. Pekerjaan kini memasuki tahap penggelaran kabel bawah laut dari titik pendaratan di Desa Ilangata menuju Pulau Dudepo. PLN menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada Agustus 2026.

Listrik Jadi Fondasi Ekonomi dan Pendidikan

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah menekankan bahwa listrik merupakan urat nadi kehidupan masyarakat. Menurutnya, kehadiran listrik akan menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kami berharap pekerjaan ini berjalan lancar sehingga mampu melistriki sekitar 390 kepala keluarga dengan jumlah penduduk sekitar 1.400 jiwa di Pulau Dudepo," kata Idah.

Ia juga mengapresiasi kerja keras tim di lapangan, termasuk para penyelam yang bertugas memasang kabel di dasar laut. Idah berharap proyek ini selesai tepat waktu dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sinergi Pemerintah dan Swasta

Pekerjaan pembangunan SKLTM ini dilaksanakan oleh konsorsium yang terdiri dari PT Persada Energy and Contracting, PT Bangun Prima Semesta, dan Lumintuna Marine Service. Pengawasan dilakukan oleh tim PLN Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) untuk memastikan standar mutu, keselamatan, dan keandalan terpenuhi.

Usman menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, DPR RI, DPRD Provinsi Gorontalo, serta seluruh pihak yang mendukung proyek ini. "Melalui sinergi ini, kami optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target," pungkasnya.

Setelah Pulau Dudepo tersambung listrik, Rasio Desa Berlistrik (RDB) PLN di Provinsi Gorontalo akan menyentuh 100 persen. Artinya, seluruh desa di provinsi tersebut telah menikmati layanan listrik dari PLN — sebuah tonggak penting dalam pemerataan pembangunan dan energi berkeadilan di Indonesia timur.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks